Selasa, 18 November 2025

lab 4.1 STATIC ROUTE 2 ROUTER

Static route adalah mekanisme perutean di mana administrator jaringan secara manual mendefinisikan jalur keluar yang harus diambil oleh paket data untuk mencapai jaringan tujuan yang tidak terhubung langsung. Dalam skenario yang melibatkan dua router, konfigurasi ini harus diterapkan pada kedua router secara timbal balik: Router A perlu dikonfigurasi untuk mengetahui jalur menuju jaringan Router B, dan sebaliknya, Router B dikonfigurasi untuk mengetahui jalur menuju jaringan Router A. Setiap rute harus menunjuk ke alamat IP next-hop (alamat IP router tetangga yang terhubung langsung) sebagai pintu keluar. Walaupun static route unggul dalam hal keamanan dan efisiensi sumber daya pada jaringan kecil, kelemahan utamanya adalah ketidakmampuan beradaptasi; jika jalur yang ditentukan mengalami kegagalan, paket data tidak dapat mencari rute alternatif secara otomatis.


BERIKUT LANGKAH-LANGKAH STATIC ROUTE 2 ROUTER:

1. Langkah pertama yaitu tambahkan router Mikrotik, dengan cara klik kanan lalu pilih Node dan pilih yang Mikrotik RouterOS. Kemudian pada Router diberi nama R1-Aini untuk identifikasi. Selanjutnya pada bagian Secondary Console diubah menjadi Winbox, lalu pada bagian Ethernet diubah menjadi 5, dan pada bagian Qemu Options jangan lupa di hapus, jika sudah lalu klik save.



2. Selanjutnya pada bagian Number of nodes to add di isi menjadi 2 agar bisa menambahkan 2 PC sekaligus, lalu pada bagian Name ubah menjadi PC, dan ubah icon nya menjadi Desktop2.png, jika sudah lalu kalian save. 


3. Selanjutnya hubungkan Router pada semua PC.



4. Sambungkan seperti gambar berikut dan beri label ip kalian


5. Langkah selanjutnya ubah identitas Mikrotik menjadi nama kalian dengan perintah " system identity set name=R1-Aini" . Tambahkan alamat IP pada interface ether1 dengan mengetik perintah "ip address add address=3.3.3.1/24 interface=ether1" lalu tekan Enter. Selanjutnya, tambahkan alamat IP pada interface ether2 dengan mengetik perintah "ip address add address=2.2.2.1/24 interface=ether2" lalu tekan Enter. Terakhir, periksa konfigurasi IP dengan mengetik perintah "ip address pr" lalu tekan Enter untuk memastikan bahwa alamat IP sudah berhasil dipasang pada masing-masing interface.


6. Setelah itu, uji koneksi dengan mengetik perintah "ping 2.2.2.2" 


7. Selanjutnya, buka terminal PC1, lalu ketik perintah "ping 2.2.2.1" dan tekan Enter untuk memastikan koneksi ke router R1 sudah terhubung. 


8. Langkah selanjutnya klik icon R2 sampai muncul terminal, ubah identitas Mikrotik menjadi nama kalian dengan perintah " system identity set name=R2-Aini" . Tambahkan alamat IP pada interface ether1 dengan mengetik perintah "ip address add address=3.3.3.2/24 interface=ether1" lalu tekan Enter. Selanjutnya, tambahkan alamat IP pada interface ether2 dengan mengetik perintah "ip address add address=4.4.4.1/24 interface=ether2" lalu tekan Enter. Terakhir, periksa konfigurasi IP dengan mengetik perintah "ip address pr" lalu tekan Enter untuk memastikan bahwa alamat IP sudah berhasil dipasang pada masing-masing interface.



9. Coba lakukan ping ke "ping 4.4.4.1" dan "ping 3.3.3.2" hasilnya berhasil karena masih berada dalam satu jaringan. Namun saat mencoba ping ke "ping 3.3.3.1", hasilnya gagal karena alamat tersebut berada di network yang berbeda dan belum dikonfigurasi routing antarjaringan.


10. Masuk kembali ke terminal R2, lalu tambahkan routing agar router R2 dapat mengenali jaringan milik R1 dengan mengetik perintah "ip route add dst-address=2.2.2.0/24 gateway=3.3.3.1" kemudian tekan Enter. Selanjutnya, periksa hasil konfigurasi routing dengan mengetik perintah "ip route pr" lalu tekan Enter. Pastikan statusnya active static, yang menandakan bahwa rute sudah aktif dan berfungsi dengan baik untuk menghubungkan jaringan antara R1 dan R2.


11. Masuk kembali ke terminal R1, lalu tambahkan routing agar R1 dapat mengenali jaringan milik R2 dengan mengetik perintah "ip route add dst-address=4.4.4.0/24 gateway=3.3.3.2" kemudian tekan Enter.Selanjutnya, periksa hasil konfigurasi routing dengan mengetik perintah "ip route pr" lalu tekan Enter. Pastikan statusnya muncul sebagai active static, yang menandakan bahwa rute sudah aktif dan berfungsi dengan baik.


12. Setelah itu, buka terminal PC1, lalu ketik perintah "ping 3.3.3.2" — hasilnya berhasil, menandakan bahwa koneksi antar-router sudah aktif. Kemudian ketik perintah "ping 4.4.4.2", dan hasilnya juga berhasil, yang menunjukkan bahwa PC1 sudah dapat berkomunikasi dengan PC2 melalui jaringan antar-router.


13. Masuk ke terminal PC2, lalu ketik perintah "ping 3.3.3.2" dan tekan Enter, hasilnya berhasil (reply) menandakan koneksi ke router R1 sudah aktif. Selanjutnya, ketik perintah "ping 2.2.2.2" lalu tekan Enter, dan hasilnya juga berhasil (reply), menunjukkan bahwa PC2 sudah dapat berkomunikasi dengan PC1 melalui jaringan antar-router.


SEKIAN LANGKAH-LANGKAH STATIC ROUTE 2 ROUTER OLEH SAYA SEMOGA TUTORIAL INI BERMANFAAT, MAAF JIKA ADA KEKURANGAN DAN KESALAHAN KATA.


































Sabtu, 08 November 2025

lab 3.2 CREATE BRIDGE 2 ROUTER

Create bridge pada 2 router dilakukan untuk membuat kedua router berada dalam satu jaringan LAN yang sama, sehingga perangkat yang terhubung pada router pertama maupun router kedua dapat saling berkomunikasi tanpa perlu melakukan konfigurasi routing. Router pertama bertindak sebagai router utama yang menyediakan akses internet dan DHCP Server. Sedangkan router kedua dikonfigurasi menjadi mode bridge, sehingga berfungsi seperti switch atau access point, bukan sebagai pembuat jaringan baru. Prosesnya dimulai dengan membuat interface bridge pada router kedua, kemudian memasukkan port-port LAN ke dalam bridge tersebut. Setelah itu, DHCP Server pada router kedua harus dimatikan agar tidak terjadi konflik IP, dan diaktifkan DHCP Client supaya router kedua menerima IP secara otomatis dari router pertama. Selain itu, NAT pada router kedua juga dihapus, sehingga aliran jaringan langsung mengikuti pengaturan dari router pertama. Dengan cara ini, semua perangkat yang terhubung ke kedua router akan berada dalam satu subnet yang sama dan memperoleh IP dari DHCP Server pada router pertama.


BERIKUT LANGKAH-LANGKAH CREATE BRIDGE 2 ROUTER:

1. Langkah pertama yaitu, tambahkan router Mikrotik, dengan cara klik kanan lalu pilih Node dan pilih yang Mikrotik RouterOS. Kemudian setting Router, karena ingin membuat 2 router maka isi bagian Number of nodes to add menjadi 2 agar bisa menambahkan 2 router sekaligus, setelah itu pada bagian Name diberi nama R1-HSRN untuk identifikasi, dan pada bagian icon nya diubah menjadi ASR Blue.png yang digunakan agar mudah dikenali di topologi. Selanjutnya, pada bagian RAM 64 MB agar RouterOS dapat berjalan dengan baik, lalu pada bagian Secondary Console diubah menjadi WinBox, kemudian pada bagian Ethernet diubah menjadi 5, dan pada bagian Qemu Options dihapus, jika sudah lalu klik save.


2. Selanjutnya pada bagian Number of nodes to add di isi menjadi 2 agar bisa menambahkan 2 PC sekaligus, lalu pada bagian Name ubah menjadi PC, dan ubah icon nya menjadi MAC_PC.png, jika sudah lalu kalian save.


3. Lalu tambahkan Networknya dengan cara klik kanan, setelah itu pilih yang Network, kemudian ganti Name/Prefix nya menjadi ISP, dan ganti type nya menjadi Management(cloud0), lalu klik save.


4. Selanjutnya hubungkan Router pada Internet lalu hubungkan juga Router pada VPC.


Seperti gambar berikut


5. Setelah itu klik mikrotik hingga muncul terminal, lalu pada bagian Loginnya isi "admin" dan passwordnya di kosongkan saja lalu klik enter. Kemudian akan muncul tulisan kalian klik Ctrl+C dan Ctrl+L untuk menghapus perintah sebelumnya. Lalu akan muncul "[admin@Mikrotik]" maka diubah menjadi nama kalian dengan cara ketik "system identity set name=R1-SN" lalu ketik "ip address pr" untuk melihat alamat ip lalu tekan enter. 


6. Kemudian kita akan coba ngeping ke ip DNS untuk mengecek apakah router sudah terhubung ke internet atau belum, caranya ketik "ping 8.8.8.8" lalu enter, jika hasilnya reply selanjutnya kita akan coba ngeping ke google, caranya ketik "ping google.com" dan klik enter


7. Selanjutnya akan membuat interface bridgenya antara ether2 dengan ether3, sebelum membuat interface kita buat dulu nama bridgenya, perintahnya yaitu "interface bridge add name=bridge1" lalu enter, kemudian kita cek daftar bridgenya dengan perintah "interface bridge pr" lalu enter, untuk memastikan bahwa bridge1 yang tadi kita tambahkan sudah ada dalam router mikrotik dan pastikan hasilnya R/running.


8. Kemudian tambahkan interface ether2 dan ether3 ke dalam bridge1 dengan menggunakan perintah "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether2" dan  "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether3" lalu enter, kemudian kita coba lihat daftar portnya menggunakan perintah "interface bridge port pr" lalu enter, perintah ini bertujuan untuk memastikan bahwa ether2 dan ether3 telah berhasil ditambahkan dan statusnya sudah terdaftar di bridge1.


9. Jika sudah kita tambahkan IP address pada interface bridge1 dengan mengetik perintah "ip address add address=172.16.1.1/24 interface=bridge1" lalu enter, perintah ini digunakan untuk memberikan IP 172.16.1.1/24 pada bridge1, sehingga bridge1 berfungsi sebagai gateway bagi perangkat yang terhubung ke jaringan, lalu kita ketik "ip address pr" dan klik enter, untuk menampilkan daftar alamat IP  yang ada pada router dan memastikan bahwa IP 172.16.1.1/24 sudah berhasil ditambahkan ke bridge1.


10. Selanjutnya kita akan membuat DHCP Server sesuai dengan topologi, dengan menggunakan perintah "ip dhcp-server setup" lalu enter, setelah kalian enter pada bagian interface kalian ketik "bridge1" dan kalian klik enter.


11. Lalu pada bagian dhcp address space kalian enter saja, selanjutnya pada bagian gateway for dhcp network kalian enter juga, setelah itu pada bagian addresses to give out kalian enter juga, kemudian pada bagian dns servers kalian biarkan saja sesuai dengan yang connect ke internetnya, lalu klik enter dan pada bagian lease time nya kalian biarkan default 10 menit, lalu enter.


Untuk verifikasi nya ketik "ip dhcp-server pr" lalu klik enter


12. Setelah itu kita akan login pada R2-HSRN, pada bagian Loginnya isi "admin" dan passwordnya di kosongkan saja lalu klik enter. Kemudian akan muncul tulisan kalian klik Ctrl+C dan Ctrl+L untuk menghapus perintah sebelumnya. Lalu akan muncul "[admin@Mikrotik]" maka diubah menjadi nama kalian dengan cara ketik "system identity set name=R2-Client" lalu ketik "ip dhcp-client pr" lalu klik enter, untuk melihat bahwa kita sudah dapat ip nya dan statusnya bound yang artinya sudah terhubung dan berhasil mendapatkan IP dari DHCP Server.


13. Selanjutnya ketik "ip address pr" untuk melihat alamat ip. Kemudian pada R1-HSRN2 kita buat dulu nama bridgenya untuk PC4, perintahnya yaitu "interface bridge add name=bridge1" lalu enter, kemudian kita cek daftar bridgenya dengan perintah "interface bridge pr" lalu enter, untuk memastikan bahwa bridge1 yang tadi kita tambahkan sudah ada dalam router mikrotik dan pastikan hasilnya R/running.


14. Selanjutnya tambahkan interface ether1 dan ether2 ke dalam bridge1 dengan ketik "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether1" dan  "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether2" lalu enter, kemudian coba dilihat daftar portnya dengan ketik "interface bridge port pr" lalu enter, perintah ini bertujuan untuk memastikan bahwa ether1 dan ether2 telah berhasil ditambahkan dan statusnya sudah terdaftar di bridge1.


15. Setelah itu masuk kembali ke terminal R1-HSRN1 dan kita kasih ip firewall nat terlebih dahulu, dengan menggunakan perintah "ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1" lalu enter, dan kita akan verifikasi dulu, caranya kalian ketik perintahnya yaitu "ip firewall nat pr" lalu enter, perintah ini digunakan untuk melihat rule NAT yang sudah dibuat pada router. Lalu jika sudah kita akan ngeping dengan perintah "ping 8.8.8.8" lalu klik enter


16. Selanjutnya akan uji di PC3, dengan cara coba request dari client ke router, dengan menggunakan perintah "ip dhcp" lalu enter dan pastikan hasilnya DORA, setelah itu coba ping ke ip DNS dengan menggunakan perintah "ping 8.8.8.8" lalu enter,  nah disini bisa lihat bahwa hasilnya reply yang artinya sudah terhubung dengan internet.


17. Selanjutnya akan uji di PC3, dengan cara coba request dari client ke router, dengan menggunakan perintah "ip dhcp" lalu enter dan pastikan hasilnya DORA, setelah itu coba ping ke ip DNS dengan menggunakan perintah "ping 8.8.8.8" lalu enter,  nah disini bisa lihat bahwa hasilnya reply yang artinya sudah terhubung dengan internet.


18. Langkah terakhir yaitu klik R1-HSRN kembali untuk mengecek daftar ip dhcp servernya, dengan cara ketik " ip dhcp-server lease pr" lalu klik enter. Setelah itu kita coba lihat daftar port ethernet interface nya, dengan cara ketik "interface ethernet pr" lalu enter, nah bisa kita lihat bahwa pada ether2 dan ether3 statusnya berubah menjadi Running Slave (RS) karena tadi sudah diubah menjadi bridge.


SEKIAN LANGKAH-LANGKAH CREATE BRIDGE 2 ROUTER OLEH SAYA SEMOGA TUTORIAL INI BERMANFAAT, MAAF JIKA ADA KEKURANGAN DAN KESALAHAN KATA.





























































Senin, 03 November 2025

lab 3.1 KONSEP BRIDGE

Konsep Bridge adalah penggabungan beberapa interface (seperti Ethernet, WLAN, atau port lainnya) menjadi satu jaringan yang sama sehingga semua perangkat yang terhubung dapat berada dalam satu segmen IP. Dengan membuat Bridge di MikroTik, beberapa port dapat diperlakukan seperti switch, yaitu semua perangkat pada interface tersebut dapat saling berkomunikasi tanpa harus melakukan routing. Bridge bekerja pada Layer 2 (Data Link Layer) dan meneruskan data berdasarkan alamat MAC. Pada saat bridge aktif, MikroTik akan membangun MAC Address Table untuk menentukan ke mana data harus dikirim, sehingga dapat mengurangi konflik data dan menjaga efisiensi jaringan. Konsep ini umum digunakan untuk menyatukan beberapa port router MikroTik menjadi satu jaringan LAN, membuat hotspot, atau menggabungkan jaringan kabel dan wireless. Dengan demikian, bridge memudahkan pengaturan jaringan tanpa perlu membagi segmen IP atau melakukan konfigurasi routing yang rumit.


BERIKUT LANGKAH-LANGKAH KONSEP BRIDGE:

1. Langkah pertama yaitu tambahkan router Mikrotik, dengan cara klik kanan lalu pilih Node dan pilih yang Mikrotik RouterOS. Kemudian pada Router diberi nama R1-Aini untuk identifikasi, icon nya ubah menjadi ASR Yellow.png yang digunakan agar mudah dikenali di topologi 


2. Selanjutnya, pada bagian Secondary Console diubah menjadi SSH, lalu pada bagian Ethernet diubah menjadi 5, dan pada bagian Qemu Options jangan lupa di hapus, jika sudah lalu klik save.



3. Lalu tambahkan Networknya dengan cara klik kanan, setelah itu pilih yang Network, kemudian ganti Name/Prefix nya menjadi ISP, dan ganti type nya menjadi Management(cloud0), lalu klik save.


4. Setelah itu tambahkan VPC, dengan cara klik kanan dan pilih "Node" lalu pilih "Virtual PC (VPCS)". Kemudian pada bagian Number of nodes to add isi menjadi 2 agar bisa menambahkan 2 VPC sekaligus, Lalu ganti icon nya menjadi Desktop2.png jika sudah lalu klik save. 



5. Selanjutnya hubungkan Router pada VPC lalu hubungkan juga Router pada Internet. Kemudian jika sudah dinyalakan 


Seperti gambar berikut ini


6. Selanjutnya klik mikrotik hingga muncul terminal, lalu pada bagian Loginnya isi "admin" dan passwordnya di kosongkan saja lalu klik enter. Kemudian akan muncul tulisan kalian klik Ctrl+C dan Ctrl+L untuk menghapus perintah sebelumnya. Lalu akan muncul "[admin@Mikrotik]" maka diubah menjadi nama kalian dengan cara ketik "system identity set name=R1-Aini" lalu ketik "ip address pr" untuk melihat alamat ip. Setelah itu ketik "ping 8.8.8.8" 


7. Kemudian ketik "interface bridge pr" hasilnya masih kosong lalu tambahkan "interface bridge add name=bridge1" setelah itu ketik kembali "interface bridge pr" untuk melihat interface mana yang ingin dijadikan bridge


8. Selanjutnya ketik "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether2" lalu tambahkan yang ether3 sama seperti cara yang tadi ketik "interface bridge add port bridge=bridge1 interface=ether3" lalu klik enter. Kemudian untuk memverifikasi nya ketik "interface bridge port pr" lalu klik enter



9. Langkah selanjutnya yaitu ketik "ip address pr" untuk melihat bahwa belum ada ip address yang menghubungkan VPC1 dan VPC2. Kemudian ketik "interface pr" untuk melihat bahwa ether2 dan ether3 sudah berubah menjadi RS (running slave) 


10. Setelah itu tambahkan ip address dengan cara ketik "ip address add address=10.10.10.1/24 interface=bridge1" lalu klik enter. Kemudian cek apakah sudah muncul ip address nya ketik "ip address pr" klik enter


11. Langkah selanjutnya akan setting ip address di VPC1. Dengan cara klik VPC1 lalu ketik "ip 10.10.10.2/24 10.10.10.1" klik enter. Lalu jika sudah kita akan ngeping ketik "ping 8.8.8.8" klik enter


12. Langkah selanjutnya akan setting ip address di VPC2. Dengan cara klik VPC1 lalu ketik "ip 10.10.10.3/24 10.10.10.1" klik enter. Lalu jika sudah kita akan ngeping ketik "ping 8.8.8.8" klik enter 


13. Kemudian tambahkan 2 VPC tanpa diubah icon nya lalu klik save. Setelah itu hubungkan pada Router lalu dinyalakan 


Seperti gambar berikut


14. Langkah selanjutnya yaitu salin ip ether1 lalu buka Winbox. Kemudian tempelkan ip pada Login, untuk Password ketik "admin" sudah otomatis ada lalu klik "Connect" 


15. Lalu klik "Bridge" kemudian klik tanda "+" lalu nama nya jangan diubah tetap Bridge2. Lalu klik "apply" selanjutnya klik "OK" 



16. Setelah itu klik "ports" di samping kata Bridge lalu klik tanda "+" kemudian ubah Interface menjadi "ether4" lalu ubah  Bridge menjadi "Bridge2". Lalu klik "apply" selanjutnya klik "OK" 



17. Selanjutnya lalukan hal yang sama tetapi ubah Interface menjadi "ether5" lalu ubah  Bridge menjadi "Bridge2". Lalu klik "apply" selanjutnya klik "OK" 


18. Kemudian jika sudah bisa dilihat bahwa ether1 dan ether2 adalah "Bridge1" lalu ether4 dan ether5 adalah "Bridge2"


19. Langkah selanjutnya klik "IP" lalu klik "Addresses" 


20. Kemudian klik tanda "+" lalu ubah Address nya menjadi "20.20.20.1/24" lalu ubah Interface nya menjadi "bridge2". Lalu klik "apply" selanjutnya klik "OK" 


21. Setelah itu bisa dilihat bahwa sudah muncul ip yang baru ditambahkan tadi


22. Selanjutnya akan kita uji pada VPC4 dengan cara ketik "ip 20.20.20.2/24 20.20.20.1" lalu ketik "ping 20.20.20.1" lalu klik enter


23. Selanjutnya akan kita uji juga pada VPC5 dengan cara ketik "ip 20.20.20.3/24 20.20.20.1" lalu ketik "ping 20.20.20.1" lalu klik enter



SEKIAN LANGKAH-LANGKAH KONSEP BRIDGE OLEH SAYA SEMOGA TUTORIAL INI BERMANFAAT, MAAF JIKA ADA KEKURANGAN DAN KESALAHAN KATA.































































LAB 5.4 TOOLS WIRELESS

  TOOLS WIRELESS  adalah alat atau perangkat yang digunakan untuk membuat, mengatur, dan mengelola jaringan tanpa kabel (nirkabel) . Artinya...