Static route adalah mekanisme perutean di mana administrator jaringan secara manual mendefinisikan jalur keluar yang harus diambil oleh paket data untuk mencapai jaringan tujuan yang tidak terhubung langsung. Dalam skenario yang melibatkan dua router, konfigurasi ini harus diterapkan pada kedua router secara timbal balik: Router A perlu dikonfigurasi untuk mengetahui jalur menuju jaringan Router B, dan sebaliknya, Router B dikonfigurasi untuk mengetahui jalur menuju jaringan Router A. Setiap rute harus menunjuk ke alamat IP next-hop (alamat IP router tetangga yang terhubung langsung) sebagai pintu keluar. Walaupun static route unggul dalam hal keamanan dan efisiensi sumber daya pada jaringan kecil, kelemahan utamanya adalah ketidakmampuan beradaptasi; jika jalur yang ditentukan mengalami kegagalan, paket data tidak dapat mencari rute alternatif secara otomatis.
BERIKUT LANGKAH-LANGKAH STATIC ROUTE 2 ROUTER:
1. Langkah pertama yaitu tambahkan router Mikrotik, dengan cara klik kanan lalu pilih Node dan pilih yang Mikrotik RouterOS. Kemudian pada Router diberi nama R1-Aini untuk identifikasi. Selanjutnya pada bagian Secondary Console diubah menjadi Winbox, lalu pada bagian Ethernet diubah menjadi 5, dan pada bagian Qemu Options jangan lupa di hapus, jika sudah lalu klik save.
2. Selanjutnya pada bagian Number of nodes to add di isi menjadi 2 agar bisa menambahkan 2 PC sekaligus, lalu pada bagian Name ubah menjadi PC, dan ubah icon nya menjadi Desktop2.png, jika sudah lalu kalian save.
3. Selanjutnya hubungkan Router pada semua PC.
4. Sambungkan seperti gambar berikut dan beri label ip kalian
5. Langkah selanjutnya ubah identitas Mikrotik menjadi nama kalian dengan perintah " system identity set name=R1-Aini" . Tambahkan alamat IP pada interface ether1 dengan mengetik perintah "ip address add address=3.3.3.1/24 interface=ether1" lalu tekan Enter. Selanjutnya, tambahkan alamat IP pada interface ether2 dengan mengetik perintah "ip address add address=2.2.2.1/24 interface=ether2" lalu tekan Enter. Terakhir, periksa konfigurasi IP dengan mengetik perintah "ip address pr" lalu tekan Enter untuk memastikan bahwa alamat IP sudah berhasil dipasang pada masing-masing interface.
6. Setelah itu, uji koneksi dengan mengetik perintah "ping 2.2.2.2"
7. Selanjutnya, buka terminal PC1, lalu ketik perintah "ping 2.2.2.1" dan tekan Enter untuk memastikan koneksi ke router R1 sudah terhubung.
8. Langkah selanjutnya klik icon R2 sampai muncul terminal, ubah identitas Mikrotik menjadi nama kalian dengan perintah " system identity set name=R2-Aini" . Tambahkan alamat IP pada interface ether1 dengan mengetik perintah "ip address add address=3.3.3.2/24 interface=ether1" lalu tekan Enter. Selanjutnya, tambahkan alamat IP pada interface ether2 dengan mengetik perintah "ip address add address=4.4.4.1/24 interface=ether2" lalu tekan Enter. Terakhir, periksa konfigurasi IP dengan mengetik perintah "ip address pr" lalu tekan Enter untuk memastikan bahwa alamat IP sudah berhasil dipasang pada masing-masing interface.
9. Coba lakukan ping ke "ping 4.4.4.1" dan "ping 3.3.3.2" hasilnya berhasil karena masih berada dalam satu jaringan. Namun saat mencoba ping ke "ping 3.3.3.1", hasilnya gagal karena alamat tersebut berada di network yang berbeda dan belum dikonfigurasi routing antarjaringan.
10. Masuk kembali ke terminal R2, lalu tambahkan routing agar router R2 dapat mengenali jaringan milik R1 dengan mengetik perintah "ip route add dst-address=2.2.2.0/24 gateway=3.3.3.1" kemudian tekan Enter. Selanjutnya, periksa hasil konfigurasi routing dengan mengetik perintah "ip route pr" lalu tekan Enter. Pastikan statusnya active static, yang menandakan bahwa rute sudah aktif dan berfungsi dengan baik untuk menghubungkan jaringan antara R1 dan R2.

11. Masuk kembali ke terminal R1, lalu tambahkan routing agar R1 dapat mengenali jaringan milik R2 dengan mengetik perintah "ip route add dst-address=4.4.4.0/24 gateway=3.3.3.2" kemudian tekan Enter.Selanjutnya, periksa hasil konfigurasi routing dengan mengetik perintah "ip route pr" lalu tekan Enter. Pastikan statusnya muncul sebagai active static, yang menandakan bahwa rute sudah aktif dan berfungsi dengan baik.
12. Setelah itu, buka terminal PC1, lalu ketik perintah "ping 3.3.3.2" — hasilnya berhasil, menandakan bahwa koneksi antar-router sudah aktif. Kemudian ketik perintah "ping 4.4.4.2", dan hasilnya juga berhasil, yang menunjukkan bahwa PC1 sudah dapat berkomunikasi dengan PC2 melalui jaringan antar-router.
13. Masuk ke terminal PC2, lalu ketik perintah "ping 3.3.3.2" dan tekan Enter, hasilnya berhasil (reply) menandakan koneksi ke router R1 sudah aktif. Selanjutnya, ketik perintah "ping 2.2.2.2" lalu tekan Enter, dan hasilnya juga berhasil (reply), menunjukkan bahwa PC2 sudah dapat berkomunikasi dengan PC1 melalui jaringan antar-router.
SEKIAN LANGKAH-LANGKAH STATIC ROUTE 2 ROUTER OLEH SAYA SEMOGA TUTORIAL INI BERMANFAAT, MAAF JIKA ADA KEKURANGAN DAN KESALAHAN KATA.