TOOLS WIRELESS adalah alat atau perangkat yang digunakan untuk membuat, mengatur, dan mengelola jaringan tanpa kabel (nirkabel). Artinya, perangkat ini memungkinkan kita mengirim dan menerima data tanpa menggunakan kabel, biasanya lewat sinyal radio seperti WiFi atau Bluetooth.
Beberapa contoh yang sering dipakai di TKJ:
- Access Point (AP) → alat untuk memancarkan sinyal WiFi
- Router Wireless → mengatur jaringan dan membagikan internet tanpa kabel
- Wireless Adapter (WiFi Card) → supaya komputer/laptop bisa menangkap sinyal WiFi
BERIKUT TOOLS PADA WIRELESS:
1. SCANNER
Scanner, yang berfungsi untuk mencari dan menampilkan jaringan WiFi yang ada di sekitar perangkat. Dengan menggunakan Scan, kita bisa melihat berbagai informasi seperti nama jaringan (SSID), frekuensi yang digunakan, serta kekuatan sinyalnya. Tool ini biasanya digunakan ketika kita ingin menghubungkan perangkat ke jaringan tertentu atau sekadar mengecek jaringan apa saja yang tersedia di sekitar kita.
A. Tombol di bagian kanan
Start
Digunakan untuk memulai proses scanning jaringan wireless di sekitar. Setelah ditekan, Mikrotik akan langsung mencari dan menampilkan semua WiFi yang terdeteksi.
Stop
Untuk menghentikan proses scanning. Biasanya digunakan jika data yang didapat sudah cukup.
Close
Untuk menutup jendela Scanner.
Connect
Digunakan untuk langsung menghubungkan ke salah satu jaringan WiFi yang dipilih dari daftar hasil scan.
New Window
Untuk membuka jendela Scanner baru, sehingga bisa melakukan scan tambahan tanpa menutup yang lama.
B. Bagian atas
Interface (wlan1)
Menunjukkan interface wireless yang digunakan untuk scanning. Biasanya wlan1 adalah kartu wireless pada Mikrotik.
Background Scan
Jika dicentang, proses scanning akan berjalan di background (latar belakang) tanpa mengganggu koneksi utama.
C. Penjelasan Kolom pada Tabel
Berikut arti masing-masing kolom yang muncul:
Address
Menunjukkan MAC Address dari perangkat pemancar (Access Point). Ini adalah identitas unik setiap perangkat.
SSID
Nama jaringan WiFi yang dipancarkan. Ini yang biasanya kita lihat saat memilih WiFi di HP atau laptop.
Channel
Menunjukkan channel/frekuensi yang digunakan oleh jaringan tersebut (contoh: 2412 MHz = channel 1). Ini penting untuk menghindari gangguan sinyal.
Signal (Strength)
Kekuatan sinyal yang diterima (dalam dBm).
Semakin mendekati 0 (misalnya -30), semakin kuat sinyalnya.
Contoh:
-30 = sangat kuat
-60 = cukup
-80 = lemah
Noise
Tingkat gangguan sinyal di sekitar. Semakin kecil (misalnya -100), semakin baik karena gangguan rendah.
Signal to Noise (SNR)
Perbandingan antara sinyal dan noise. Semakin tinggi nilainya, semakin bagus kualitas koneksi.
Radio Name
Nama perangkat radio (biasanya nama dari Mikrotik atau Access Point).
RouterOS Version (RouterOS)
Menunjukkan versi sistem operasi Mikrotik yang digunakan oleh perangkat tersebut.
2. FREQ. USAGE
Freq. Usage (Frequency Usage), yaitu tool yang digunakan untuk melihat tingkat kepadatan penggunaan frekuensi di sekitar. Dalam jaringan wireless, banyak perangkat bisa menggunakan frekuensi yang sama sehingga dapat menyebabkan gangguan atau interferensi. Dengan tool ini, kita bisa mengetahui channel mana yang ramai dan mana yang masih kosong, sehingga kita bisa memilih frekuensi terbaik agar koneksi lebih stabil dan tidak saling bertabrakan.
3. ALIGNMENT
Alignment, yang berfungsi untuk membantu mengarahkan posisi antena agar mendapatkan sinyal terbaik. Tool ini biasanya digunakan pada jaringan wireless jarak jauh, seperti koneksi antar gedung menggunakan antena outdoor. Dengan Align, kita bisa melihat kekuatan sinyal secara langsung sehingga memudahkan dalam mengatur posisi antena hingga mendapatkan hasil yang paling optimal.
4. WIRELESS SNIFFER
Wireless Sniffer, yaitu tool yang digunakan untuk menangkap dan memonitor lalu lintas data (traffic) pada jaringan wireless. Dengan Sniff, kita bisa melihat paket data yang sedang lewat di jaringan. Tool ini biasanya digunakan untuk analisis jaringan atau troubleshooting, misalnya untuk mengetahui apakah ada masalah pada pengiriman data atau aktivitas jaringan yang tidak normal.
5. WIRELESS SNOOPER
Wireless Snooper, yang fungsinya hampir mirip dengan Scan tetapi lebih lengkap dan detail. Snooper dapat digunakan untuk memantau aktivitas jaringan wireless di sekitar secara real-time, termasuk melihat penggunaan channel, kekuatan sinyal, dan kondisi jaringan lainnya. Tool ini sangat berguna untuk analisis lingkungan wireless agar kita bisa menentukan konfigurasi yang paling tepat.
5. RESET CONFIGURATION
Terakhir, ada
Reset Configuration, yaitu tool yang digunakan untuk mengembalikan semua pengaturan wireless ke kondisi awal atau default. Tool ini biasanya digunakan jika konfigurasi sudah mengalami kesalahan atau tidak berjalan dengan baik, sehingga lebih mudah untuk mengulang pengaturan dari awal.
SEKIAN PENJELASAN TOOLS WIRELESS DARI SAYA SEMOGA BERMANFAAT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar