Konfigurasi DHCP Server - Lease Management
Lease management pada DHCP Server adalah proses pengelolaan waktu peminjaman (lease time) alamat IP yang diberikan kepada klien. DHCP server akan menyewakan IP untuk jangka waktu tertentu, dan setelah waktu itu habis, klien harus memperpanjang lease agar tetap bisa menggunakan IP tersebut.
Secara lebih jelasnya, fungsinya adalah:
-
Menghindari konflik IP — karena setiap IP diberikan dan dikontrol oleh server dengan batas waktu tertentu.
-
Mengoptimalkan penggunaan IP — IP yang tidak digunakan lagi (lease habis) bisa diberikan ke perangkat lain.
-
Mengatur waktu pemakaian jaringan — admin bisa menentukan berapa lama klien boleh memakai IP.
-
Mempermudah manajemen jaringan — proses pemberian, perpanjangan, dan pelepasan IP dilakukan otomatis tanpa harus manual.
BERIKUT LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI DHCP SERVER
LEASE MANAGEMENT:
1. Langkah pertama yaitu buka terminal Mikrotik lalu ketik "ip address pr" lalu enter maka akan muncul ip, Kemudian ketik kembali "ip dhcp-server lease pr" lalu enter
2. Selanjutnya klik VPC2 lalu ketik "ip dhcp" lalu enter setelah itu ketik "sh ip" kemudian enter untuk melihat ip dhcp. Selanjutnya ngeping dengan cara ketik "ping 20.20.20.1" lalu enter.
3. Setelah itu kembali ke terminal Mikrotik lalu ketik "ip dhcp-server lease pr" lalu enter untuk melihat bahwa address urutan 1 ada D nya yaitu dynamic
4. Langkah selanjutnya untuk menghapus D (dynamic) nya dengan cara ketik "ip dhcp-server lease make-static numbers=1" lalu klik enter. Kemudian verifikasi sudah berubah atau belum dengan cara ketik "ip dhcp-server lease pr" lalu klik enter
5. Selanjutnya ketik "ip dhcp-server lease set 1 user-src-mac=yes" lalu klik enter
6. Setelah itu ketik "ip dhcp-server set 1 add-arp=yes" lalu klik enter, Kemudian ketik "interface ethernet pr" lalu klik enter kembali
7. Selanjutnya ketik "interface ethernet set 2 arp=reply-only" lalu klik enter. Kemudian ketik "interface ethernet pr" lalu klik enter jika sudah maka bisa dilihat bahwa ether3 sudah berubah menjadi reply-only
8. Lalu klik VPC2 untuk menguji kemudian ketik "clear ip" lalu enter kemudian ketik "sh ip" untuk memunculkan ip dhcp tetapi kosong tandanya belum terisi
Selanjutnya tambahkan ip dengan cara ketik "ip 20.20.20.2/24 20.20.20.1" lalu enter
Ternyata tidak bisa karena ip tersebut sudah dipakai oleh VPC lain maka harus di ganti, cara gantinya ketik "ip 20.20.20.3/24 20.20.20.1" lalu klik enter
9. Setelah itu kita akan coba ngeping ke gateway nya apakah bisa atau tidak dengan cara ketik "ping 20.20.20.1" lalu enter
10. Selanjutnya yaitu klik terminal Mikrotik kembali lalu ketik "ip address pr" lalu klik enter. Kemudian salin ip address tersebut untuk di Winbox
10. Langkah selanjutnya yaitu search aplikasi Winbox pada kolom pencarian lalu klik open
11. Kemudian ketik "192.168.209.162" pada Connect To lalu klik "Connect"
12. Kemudian akan mengubah VPC4 untuk request ip dhcp dengan cara yaitu ketik "ip dhcp" lalu klik enter
13. Setelah itu masuk lagi pada Winbox klik "IP" lalu klik "DHCP SERVER" kemudian klik "Leases"
14. Selanjutnya klik kanan 2 kali paling bawah yang masih D (dynamic) lalu ubah menjadi Make Static untuk menghilangkan D (dynamic) nya dengan cara klik "Make Static"
15. Kemudian akan berubah tidak ada lagi D (dynamic) nya pada address tersebut
16. Langkah selanjutnya menjadikan arp reply-only dengan cara klik 2 kali lalu ubah Address nya menjadi "30.30.30.10" kemudian centang "Use Src.MAC Address" lalu klik "Apply" dan klik "OK"
Maka angkanya akan berubah menjadi 30.30.30.10 seperti gambar berikut
17. Langkah selanjutnya klik "DHCP" lalu klik "ether2" dan scroll kebawah lalu centang pada bagian "Add ARP For Leases" lalu klik "Apply" kemudian klik "OK"
18. Kemudian klik "Interface" lalu klik ether3 lalu pada bagian ARP klik "reply-only" setelah itu klik "Apply" dan "OK"
19. Setelah itu kita akan uji coba di client dengan cara masuk ke terminal lagi tetapi klik VPC4 lalu ketik "clear ip" lalu enter kemudian ketik "sh ip" lalu enter
20. Selanjutnya ketik "ip 30.30.30.20/24 30.30.30.1" lalu enter kemudian ngeping dengan cara "ping 30.30.30.1" ternyata timeout karena staticnya adalah 10 maka tidak bisa
21. Kemudian ketik kembali "ip 30.30.30.20/24 30.30.30.1" lalu enter dan ngeping kembali dengan cara ketik "ping 30.30.30.1"
22. Langkah terakhir bagaimana agar bisa reply caranya yaitu ketik "ip dhcp" lalu enter dan ketik "ping 30.30.30.1" lalu enter
SEKIAN LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI DHCP SERVER LEASE MANAGEMENT OLEH SAYA SEMOGA TUTORIAL INI BERMANFAAT, MAAF JIKA ADA KEKURANGAN DAN KESALAHAN KATA.