Senin, 03 November 2025

lab 3.1 KONSEP BRIDGE

Konsep Bridge adalah penggabungan beberapa interface (seperti Ethernet, WLAN, atau port lainnya) menjadi satu jaringan yang sama sehingga semua perangkat yang terhubung dapat berada dalam satu segmen IP. Dengan membuat Bridge di MikroTik, beberapa port dapat diperlakukan seperti switch, yaitu semua perangkat pada interface tersebut dapat saling berkomunikasi tanpa harus melakukan routing. Bridge bekerja pada Layer 2 (Data Link Layer) dan meneruskan data berdasarkan alamat MAC. Pada saat bridge aktif, MikroTik akan membangun MAC Address Table untuk menentukan ke mana data harus dikirim, sehingga dapat mengurangi konflik data dan menjaga efisiensi jaringan. Konsep ini umum digunakan untuk menyatukan beberapa port router MikroTik menjadi satu jaringan LAN, membuat hotspot, atau menggabungkan jaringan kabel dan wireless. Dengan demikian, bridge memudahkan pengaturan jaringan tanpa perlu membagi segmen IP atau melakukan konfigurasi routing yang rumit.


BERIKUT LANGKAH-LANGKAH KONSEP BRIDGE:

1. Langkah pertama yaitu tambahkan router Mikrotik, dengan cara klik kanan lalu pilih Node dan pilih yang Mikrotik RouterOS. Kemudian pada Router diberi nama R1-Aini untuk identifikasi, icon nya ubah menjadi ASR Yellow.png yang digunakan agar mudah dikenali di topologi 


2. Selanjutnya, pada bagian Secondary Console diubah menjadi SSH, lalu pada bagian Ethernet diubah menjadi 5, dan pada bagian Qemu Options jangan lupa di hapus, jika sudah lalu klik save.



3. Lalu tambahkan Networknya dengan cara klik kanan, setelah itu pilih yang Network, kemudian ganti Name/Prefix nya menjadi ISP, dan ganti type nya menjadi Management(cloud0), lalu klik save.


4. Setelah itu tambahkan VPC, dengan cara klik kanan dan pilih "Node" lalu pilih "Virtual PC (VPCS)". Kemudian pada bagian Number of nodes to add isi menjadi 2 agar bisa menambahkan 2 VPC sekaligus, Lalu ganti icon nya menjadi Desktop2.png jika sudah lalu klik save. 



5. Selanjutnya hubungkan Router pada VPC lalu hubungkan juga Router pada Internet. Kemudian jika sudah dinyalakan 


Seperti gambar berikut ini


6. Selanjutnya klik mikrotik hingga muncul terminal, lalu pada bagian Loginnya isi "admin" dan passwordnya di kosongkan saja lalu klik enter. Kemudian akan muncul tulisan kalian klik Ctrl+C dan Ctrl+L untuk menghapus perintah sebelumnya. Lalu akan muncul "[admin@Mikrotik]" maka diubah menjadi nama kalian dengan cara ketik "system identity set name=R1-Aini" lalu ketik "ip address pr" untuk melihat alamat ip. Setelah itu ketik "ping 8.8.8.8" 


7. Kemudian ketik "interface bridge pr" hasilnya masih kosong lalu tambahkan "interface bridge add name=bridge1" setelah itu ketik kembali "interface bridge pr" untuk melihat interface mana yang ingin dijadikan bridge


8. Selanjutnya ketik "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether2" lalu tambahkan yang ether3 sama seperti cara yang tadi ketik "interface bridge add port bridge=bridge1 interface=ether3" lalu klik enter. Kemudian untuk memverifikasi nya ketik "interface bridge port pr" lalu klik enter



9. Langkah selanjutnya yaitu ketik "ip address pr" untuk melihat bahwa belum ada ip address yang menghubungkan VPC1 dan VPC2. Kemudian ketik "interface pr" untuk melihat bahwa ether2 dan ether3 sudah berubah menjadi RS (running slave) 


10. Setelah itu tambahkan ip address dengan cara ketik "ip address add address=10.10.10.1/24 interface=bridge1" lalu klik enter. Kemudian cek apakah sudah muncul ip address nya ketik "ip address pr" klik enter


11. Langkah selanjutnya akan setting ip address di VPC1. Dengan cara klik VPC1 lalu ketik "ip 10.10.10.2/24 10.10.10.1" klik enter. Lalu jika sudah kita akan ngeping ketik "ping 8.8.8.8" klik enter


12. Langkah selanjutnya akan setting ip address di VPC2. Dengan cara klik VPC1 lalu ketik "ip 10.10.10.3/24 10.10.10.1" klik enter. Lalu jika sudah kita akan ngeping ketik "ping 8.8.8.8" klik enter 


13. Kemudian tambahkan 2 VPC tanpa diubah icon nya lalu klik save. Setelah itu hubungkan pada Router lalu dinyalakan 


Seperti gambar berikut


14. Langkah selanjutnya yaitu salin ip ether1 lalu buka Winbox. Kemudian tempelkan ip pada Login, untuk Password ketik "admin" sudah otomatis ada lalu klik "Connect" 


15. Lalu klik "Bridge" kemudian klik tanda "+" lalu nama nya jangan diubah tetap Bridge2. Lalu klik "apply" selanjutnya klik "OK" 



16. Setelah itu klik "ports" di samping kata Bridge lalu klik tanda "+" kemudian ubah Interface menjadi "ether4" lalu ubah  Bridge menjadi "Bridge2". Lalu klik "apply" selanjutnya klik "OK" 



17. Selanjutnya lalukan hal yang sama tetapi ubah Interface menjadi "ether5" lalu ubah  Bridge menjadi "Bridge2". Lalu klik "apply" selanjutnya klik "OK" 


18. Kemudian jika sudah bisa dilihat bahwa ether1 dan ether2 adalah "Bridge1" lalu ether4 dan ether5 adalah "Bridge2"


19. Langkah selanjutnya klik "IP" lalu klik "Addresses" 


20. Kemudian klik tanda "+" lalu ubah Address nya menjadi "20.20.20.1/24" lalu ubah Interface nya menjadi "bridge2". Lalu klik "apply" selanjutnya klik "OK" 


21. Setelah itu bisa dilihat bahwa sudah muncul ip yang baru ditambahkan tadi


22. Selanjutnya akan kita uji pada VPC4 dengan cara ketik "ip 20.20.20.2/24 20.20.20.1" lalu ketik "ping 20.20.20.1" lalu klik enter


23. Selanjutnya akan kita uji juga pada VPC5 dengan cara ketik "ip 20.20.20.3/24 20.20.20.1" lalu ketik "ping 20.20.20.1" lalu klik enter



SEKIAN LANGKAH-LANGKAH KONSEP BRIDGE OLEH SAYA SEMOGA TUTORIAL INI BERMANFAAT, MAAF JIKA ADA KEKURANGAN DAN KESALAHAN KATA.































































Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LAB 5.4 TOOLS WIRELESS

  TOOLS WIRELESS  adalah alat atau perangkat yang digunakan untuk membuat, mengatur, dan mengelola jaringan tanpa kabel (nirkabel) . Artinya...