Create bridge pada 2 router dilakukan untuk membuat kedua router berada dalam satu jaringan LAN yang sama, sehingga perangkat yang terhubung pada router pertama maupun router kedua dapat saling berkomunikasi tanpa perlu melakukan konfigurasi routing. Router pertama bertindak sebagai router utama yang menyediakan akses internet dan DHCP Server. Sedangkan router kedua dikonfigurasi menjadi mode bridge, sehingga berfungsi seperti switch atau access point, bukan sebagai pembuat jaringan baru. Prosesnya dimulai dengan membuat interface bridge pada router kedua, kemudian memasukkan port-port LAN ke dalam bridge tersebut. Setelah itu, DHCP Server pada router kedua harus dimatikan agar tidak terjadi konflik IP, dan diaktifkan DHCP Client supaya router kedua menerima IP secara otomatis dari router pertama. Selain itu, NAT pada router kedua juga dihapus, sehingga aliran jaringan langsung mengikuti pengaturan dari router pertama. Dengan cara ini, semua perangkat yang terhubung ke kedua router akan berada dalam satu subnet yang sama dan memperoleh IP dari DHCP Server pada router pertama.
BERIKUT LANGKAH-LANGKAH CREATE BRIDGE 2 ROUTER:
1. Langkah pertama yaitu, tambahkan router Mikrotik, dengan cara klik kanan lalu pilih Node dan pilih yang Mikrotik RouterOS. Kemudian setting Router, karena ingin membuat 2 router maka isi bagian Number of nodes to add menjadi 2 agar bisa menambahkan 2 router sekaligus, setelah itu pada bagian Name diberi nama R1-HSRN untuk identifikasi, dan pada bagian icon nya diubah menjadi ASR Blue.png yang digunakan agar mudah dikenali di topologi. Selanjutnya, pada bagian RAM 64 MB agar RouterOS dapat berjalan dengan baik, lalu pada bagian Secondary Console diubah menjadi WinBox, kemudian pada bagian Ethernet diubah menjadi 5, dan pada bagian Qemu Options dihapus, jika sudah lalu klik save.
2. Selanjutnya pada bagian Number of nodes to add di isi menjadi 2 agar bisa menambahkan 2 PC sekaligus, lalu pada bagian Name ubah menjadi PC, dan ubah icon nya menjadi MAC_PC.png, jika sudah lalu kalian save.

3. Lalu tambahkan Networknya dengan cara klik kanan, setelah itu pilih yang Network, kemudian ganti Name/Prefix nya menjadi ISP, dan ganti type nya menjadi Management(cloud0), lalu klik save.
4. Selanjutnya hubungkan Router pada Internet lalu hubungkan juga Router pada VPC.
Seperti gambar berikut
5. Setelah itu klik mikrotik hingga muncul terminal, lalu pada bagian Loginnya isi "admin" dan passwordnya di kosongkan saja lalu klik enter. Kemudian akan muncul tulisan kalian klik Ctrl+C dan Ctrl+L untuk menghapus perintah sebelumnya. Lalu akan muncul "[admin@Mikrotik]" maka diubah menjadi nama kalian dengan cara ketik "system identity set name=R1-SN" lalu ketik "ip address pr" untuk melihat alamat ip lalu tekan enter.
6. Kemudian kita akan coba ngeping ke ip DNS untuk mengecek apakah router sudah terhubung ke internet atau belum, caranya ketik "ping 8.8.8.8" lalu enter, jika hasilnya reply selanjutnya kita akan coba ngeping ke google, caranya ketik "ping google.com" dan klik enter
7. Selanjutnya akan membuat interface bridgenya antara ether2 dengan ether3, sebelum membuat interface kita buat dulu nama bridgenya, perintahnya yaitu "interface bridge add name=bridge1" lalu enter, kemudian kita cek daftar bridgenya dengan perintah "interface bridge pr" lalu enter, untuk memastikan bahwa bridge1 yang tadi kita tambahkan sudah ada dalam router mikrotik dan pastikan hasilnya R/running.
8. Kemudian tambahkan interface ether2 dan ether3 ke dalam bridge1 dengan menggunakan perintah "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether2" dan "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether3" lalu enter, kemudian kita coba lihat daftar portnya menggunakan perintah "interface bridge port pr" lalu enter, perintah ini bertujuan untuk memastikan bahwa ether2 dan ether3 telah berhasil ditambahkan dan statusnya sudah terdaftar di bridge1.
9. Jika sudah kita tambahkan IP address pada interface bridge1 dengan mengetik perintah "ip address add address=172.16.1.1/24 interface=bridge1" lalu enter, perintah ini digunakan untuk memberikan IP 172.16.1.1/24 pada bridge1, sehingga bridge1 berfungsi sebagai gateway bagi perangkat yang terhubung ke jaringan, lalu kita ketik "ip address pr" dan klik enter, untuk menampilkan daftar alamat IP yang ada pada router dan memastikan bahwa IP 172.16.1.1/24 sudah berhasil ditambahkan ke bridge1.
10. Selanjutnya kita akan membuat DHCP Server sesuai dengan topologi, dengan menggunakan perintah "ip dhcp-server setup" lalu enter, setelah kalian enter pada bagian interface kalian ketik "bridge1" dan kalian klik enter.
11. Lalu pada bagian dhcp address space kalian enter saja, selanjutnya pada bagian gateway for dhcp network kalian enter juga, setelah itu pada bagian addresses to give out kalian enter juga, kemudian pada bagian dns servers kalian biarkan saja sesuai dengan yang connect ke internetnya, lalu klik enter dan pada bagian lease time nya kalian biarkan default 10 menit, lalu enter.
Untuk verifikasi nya ketik "ip dhcp-server pr" lalu klik enter
12. Setelah itu kita akan login pada R2-HSRN, pada bagian Loginnya isi "admin" dan passwordnya di kosongkan saja lalu klik enter. Kemudian akan muncul tulisan kalian klik Ctrl+C dan Ctrl+L untuk menghapus perintah sebelumnya. Lalu akan muncul "[admin@Mikrotik]" maka diubah menjadi nama kalian dengan cara ketik "system identity set name=R2-Client" lalu ketik "ip dhcp-client pr" lalu klik enter, untuk melihat bahwa kita sudah dapat ip nya dan statusnya bound yang artinya sudah terhubung dan berhasil mendapatkan IP dari DHCP Server.
13. Selanjutnya ketik "ip address pr" untuk melihat alamat ip. Kemudian pada R1-HSRN2 kita buat dulu nama bridgenya untuk PC4, perintahnya yaitu "interface bridge add name=bridge1" lalu enter, kemudian kita cek daftar bridgenya dengan perintah "interface bridge pr" lalu enter, untuk memastikan bahwa bridge1 yang tadi kita tambahkan sudah ada dalam router mikrotik dan pastikan hasilnya R/running.
14. Selanjutnya tambahkan interface ether1 dan ether2 ke dalam bridge1 dengan ketik "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether1" dan "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether2" lalu enter, kemudian coba dilihat daftar portnya dengan ketik "interface bridge port pr" lalu enter, perintah ini bertujuan untuk memastikan bahwa ether1 dan ether2 telah berhasil ditambahkan dan statusnya sudah terdaftar di bridge1.
15. Setelah itu masuk kembali ke terminal R1-HSRN1 dan kita kasih ip firewall nat terlebih dahulu, dengan menggunakan perintah "ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1" lalu enter, dan kita akan verifikasi dulu, caranya kalian ketik perintahnya yaitu "ip firewall nat pr" lalu enter, perintah ini digunakan untuk melihat rule NAT yang sudah dibuat pada router. Lalu jika sudah kita akan ngeping dengan perintah "ping 8.8.8.8" lalu klik enter
16. Selanjutnya akan uji di PC3, dengan cara coba request dari client ke router, dengan menggunakan perintah "ip dhcp" lalu enter dan pastikan hasilnya DORA, setelah itu coba ping ke ip DNS dengan menggunakan perintah "ping 8.8.8.8" lalu enter, nah disini bisa lihat bahwa hasilnya reply yang artinya sudah terhubung dengan internet.
17. Selanjutnya akan uji di PC3, dengan cara coba request dari client ke router, dengan menggunakan perintah "ip dhcp" lalu enter dan pastikan hasilnya DORA, setelah itu coba ping ke ip DNS dengan menggunakan perintah "ping 8.8.8.8" lalu enter, nah disini bisa lihat bahwa hasilnya reply yang artinya sudah terhubung dengan internet.
18. Langkah terakhir yaitu klik R1-HSRN kembali untuk mengecek daftar ip dhcp servernya, dengan cara ketik " ip dhcp-server lease pr" lalu klik enter. Setelah itu kita coba lihat daftar port ethernet interface nya, dengan cara ketik "interface ethernet pr" lalu enter, nah bisa kita lihat bahwa pada ether2 dan ether3 statusnya berubah menjadi Running Slave (RS) karena tadi sudah diubah menjadi bridge.
SEKIAN LANGKAH-LANGKAH CREATE BRIDGE 2 ROUTER OLEH SAYA SEMOGA TUTORIAL INI BERMANFAAT, MAAF JIKA ADA KEKURANGAN DAN KESALAHAN KATA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar