Selasa, 21 Oktober 2025

lab 2.3 KONFIGURASI DHCP SERVER LEASE MANAGEMENT

 Konfigurasi DHCP Server - Lease Management

Lease management pada DHCP Server adalah proses pengelolaan waktu peminjaman (lease time) alamat IP yang diberikan kepada klien. DHCP server akan menyewakan IP untuk jangka waktu tertentu, dan setelah waktu itu habis, klien harus memperpanjang lease agar tetap bisa menggunakan IP tersebut.

Secara lebih jelasnya, fungsinya adalah:

  1. Menghindari konflik IP — karena setiap IP diberikan dan dikontrol oleh server dengan batas waktu tertentu.

  2. Mengoptimalkan penggunaan IP — IP yang tidak digunakan lagi (lease habis) bisa diberikan ke perangkat lain.

  3. Mengatur waktu pemakaian jaringan — admin bisa menentukan berapa lama klien boleh memakai IP.

  4. Mempermudah manajemen jaringan — proses pemberian, perpanjangan, dan pelepasan IP dilakukan otomatis tanpa harus manual.


BERIKUT LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI DHCP SERVER

 LEASE MANAGEMENT:

1. Langkah pertama yaitu buka terminal Mikrotik lalu ketik "ip address pr" lalu enter maka akan muncul ip, Kemudian ketik kembali "ip dhcp-server lease pr" lalu enter




2. Selanjutnya klik VPC2 lalu ketik "ip dhcp" lalu enter setelah itu ketik "sh ip" kemudian enter untuk melihat ip dhcp. Selanjutnya ngeping dengan cara ketik "ping 20.20.20.1" lalu enter. 


3. Setelah itu kembali ke terminal Mikrotik lalu ketik "ip dhcp-server lease pr" lalu enter untuk melihat bahwa address urutan 1 ada D nya yaitu dynamic


4. Langkah selanjutnya untuk menghapus D (dynamic) nya dengan cara ketik "ip dhcp-server lease make-static numbers=1" lalu klik enter. Kemudian verifikasi sudah berubah atau belum dengan cara ketik "ip dhcp-server lease pr" lalu klik enter


5. Selanjutnya ketik "ip dhcp-server lease set 1 user-src-mac=yes" lalu klik enter


6. Setelah itu ketik "ip dhcp-server set 1 add-arp=yes" lalu klik enter, Kemudian ketik "interface ethernet pr" lalu klik enter kembali




7. Selanjutnya ketik "interface ethernet set 2 arp=reply-only" lalu klik enter. Kemudian ketik "interface ethernet pr" lalu klik enter jika sudah maka bisa dilihat bahwa ether3 sudah berubah menjadi reply-only


8. Lalu klik VPC2 untuk menguji kemudian ketik "clear ip" lalu enter kemudian ketik "sh ip" untuk  memunculkan ip dhcp tetapi kosong tandanya belum terisi


Selanjutnya tambahkan ip dengan cara ketik "ip 20.20.20.2/24 20.20.20.1" lalu enter


Ternyata tidak bisa karena ip tersebut sudah dipakai oleh VPC lain maka harus di ganti, cara gantinya ketik "ip 20.20.20.3/24 20.20.20.1" lalu klik enter


9. Setelah itu kita akan coba ngeping ke gateway nya apakah bisa atau tidak dengan cara ketik "ping 20.20.20.1" lalu enter


10. Selanjutnya yaitu klik terminal Mikrotik kembali lalu ketik "ip address pr" lalu klik enter. Kemudian salin ip address tersebut untuk di Winbox


10. Langkah selanjutnya yaitu search aplikasi Winbox pada kolom pencarian lalu klik open


11. Kemudian ketik "192.168.209.162" pada Connect To lalu klik "Connect"


12. Kemudian akan mengubah VPC4 untuk request ip dhcp dengan cara yaitu ketik "ip dhcp" lalu klik enter 


13. Setelah itu masuk lagi pada Winbox klik "IP" lalu klik "DHCP SERVER" kemudian klik "Leases" 



14. Selanjutnya klik kanan 2 kali paling bawah yang masih D (dynamic) lalu ubah menjadi Make Static untuk menghilangkan D (dynamic) nya dengan cara klik "Make Static" 



15. Kemudian akan berubah tidak ada lagi D (dynamic) nya pada address tersebut


16. Langkah selanjutnya menjadikan arp reply-only dengan cara klik 2 kali lalu ubah Address nya menjadi "30.30.30.10" kemudian centang "Use Src.MAC Address" lalu klik "Apply" dan klik "OK"


Maka angkanya akan berubah menjadi 30.30.30.10 seperti gambar berikut


17. Langkah selanjutnya klik "DHCP" lalu klik "ether2" dan scroll kebawah lalu centang pada bagian "Add ARP For Leases" lalu klik "Apply" kemudian klik "OK" 



18. Kemudian klik "Interface" lalu klik ether3 lalu pada bagian ARP klik "reply-only" setelah itu klik "Apply" dan "OK"



19. Setelah itu kita akan uji coba di client dengan cara masuk ke terminal lagi tetapi klik VPC4 lalu ketik "clear ip" lalu enter kemudian ketik "sh ip" lalu enter


20. Selanjutnya ketik "ip 30.30.30.20/24 30.30.30.1" lalu enter kemudian ngeping dengan cara "ping 30.30.30.1" ternyata timeout karena staticnya adalah 10 maka tidak bisa


21. Kemudian ketik kembali "ip 30.30.30.20/24 30.30.30.1" lalu enter dan ngeping kembali dengan cara ketik "ping 30.30.30.1" 


22. Langkah terakhir bagaimana agar bisa reply caranya yaitu ketik "ip dhcp" lalu enter dan ketik "ping 30.30.30.1" lalu enter



SEKIAN LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI DHCP SERVER LEASE MANAGEMENT OLEH SAYA SEMOGA TUTORIAL INI BERMANFAAT, MAAF JIKA ADA KEKURANGAN DAN KESALAHAN KATA.









































































Senin, 20 Oktober 2025

lab 2.2 KONFIGURASI DHCP SERVER

 Konfigurasi DHCP Server adalah pengaturan layanan yang membagikan alamat IP secara otomatis ke perangkat dalam jaringan. Dalam prosesnya, admin menentukan jaringan yang dilayani, rentang IP yang dibagikan, gateway, dan DNS. Setelah itu, layanan DHCP diaktifkan agar perangkat yang terhubung bisa langsung mendapat IP tanpa harus diatur manual.

Fungsi konfigurasi DHCP Server adalah untuk mengatur dan menentukan cara DHCP membagikan alamat IP otomatis kepada perangkat dalam jaringan. Dengan konfigurasi ini, admin bisa menetapkan rentang IP, gateway, DNS, dan waktu peminjaman IP, sehingga semua perangkat bisa terhubung dengan mudah tanpa perlu pengaturan IP secara manual.


BERIKUT LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI DHCP SERVER:

1.Langkah pertama yaitu tambahkan router mikrotik, dengan cara klik kanan lalu pilih node dan pilih yang mikrotik RouterOs lalu ganti nama Mikrotik dengan nama kalian, contoh: R1-Aini


2. Selanjutnya pada bagian secondary console diubah menjadi Winbox, lalu pada bagian Ethernet diubah menjadi 5, dan pada bagian Qemu option di kosongkan saja lalu klik save



3. Setelah itu tambahkan Network, dengan cara klik kanan lalu pilih network kemudian ganti nama nya menjadi Internet lalu ganti type nya menjadi Management(cloud0) lalu klik save. Dan hubungkan ke router


4. Kemudian jika sudah tambahkan Switch dengan cara klik kanan, setelah itu pilih yang network, kemudian ganti nama nya menjadi switch lalu klik save. Selanjutnya tambahkan VPC dengan cara klik kanan dan pilih "Node" lalu pilih "Virtual PC (VPCS)"


5. Setelah itu pada VPC ubah nama nya menjadi "PC" dan pada Number of nodes to add isi menjadi 3 agar bisa menambahkan 3 PC sekaligus. Kemudian sambungkan dengan switch lalu klik save. Jika sudah dihubungkan dengan switch nya hubungkan juga router dengan switch nya


6. Langkah selanjutnya masuk ke terminal, lalu pada bagian Login ketik "admin" dan passwordnya kosongkan saja, lalu klik enter dan klik N


7. Setelah itu Ctrl+C dan Ctrl+L lalu ketik "system identity set name=R1-Aini" untuk mengubah nama Mikrotik menjadi nama kita sendiri


8. Kemudian jika sudah ketik "ip address pr" untuk melihat alamat ip pada interface router lalu klik enter


9. Jika sudah kita akan coba ngeping ke ip DNS untuk mengecek apakah router sudah terhubung atau belum, caranya ketik "ping 8.8.8.8" lalu klik enter. Dan kita coba ngeping ke google, caranya ketik "ping google.com" lalu klik enter kembali


10. Selanjutnya tambahkan alamat ip pada ether2, caranya ketik "ip address add address=20.20.20.1/24 interface=ether2" lalu klik enter


11. Kemudian cek ip nya dengan cara ketik "ip address pr" lalu klik enter


12. Setelah itu setting dhcp-server, caranya ketik "ip dhcp-server setup" lalu klik enter dan pada bagian interface ketik "ether2" selanjutnya di enter saja. Pada bagian addresses to give out ubah angka nya yang awalnya 254 menjadi 200 lalu klik enter saja sampai lease time: 10m


13. Jika sudah untuk verifikasi nya, ketik "ip dhcp-server pr" lalu enter, bisa dilihat bahwa sudah ada dhcp_pool0 nya


14. Selanjutnya coba cek di PC1, caranya ketik "sh ip" terlebih dahulu untuk melihat apakah sudah ada ip atau belum lalu enter. Selanjutnya coba minta request dari client ke router, caranya ketik "ip dhcp" lalu enter.


15. Kemudian dilihat apakah sudah ada atau belum ip nya, caranya ketik "sh ip" lalu enter.


16. Setelah itu akan coba ngeping ke 20.20.20.1 apakah sudah reply atau belum, caranya ketik "ping 20.20.20.1" lalu enter.


17. Selanjutnya pada PC2 coba minta request juga dari client ke router, caranya ketik "ip dhcp" lalu enter. Dan cek apakah sudah ada atau belum ip nya, caranya ketik "sh ip" lalu enter


18. Setelah itu akan coba ngeping ke 20.20.20.1 apakah sudah reply atau belum, caranya ketik "ping 20.20.20.1" lalu enter.


19. Lalu pada PC3, caranya sama seperti sebelumnya yaitu ketik "sh ip" lalu ketik "ip dhcp" lalu enter. Dan cek apakah sudah ada atau belum ip nya, caranya ketik "sh ip" lalu enter. Jika sudah muncul lalu coba ngeping ke 20.20.20.1 apakah sudah reply atau belum, caranya ketik "ping 20.20.20.1" lalu enter


20. Langkah selanjutnya tambahkan lagi switchnya caranya sama seperti sebelumnya, Lalu tambahkan juga PC nya dengan cara klik kanan dan pilih "Node" lalu pilih "Virtual PC (VPCS)" Setelah itu pada VPC ubah nama nya menjadi "PC" dan pada Number of nodes to add isi menjadi 3 agar bisa menambahkan 3 PC sekaligus. Kemudian sambungkan dengan switch lalu klik save. Jika sudah dihubungkan dengan switch nya hubungkan juga router dengan switch nya


21. Kemudian masuk ke terminal yang tadi dan tambahkan alamat ip pada ether3, caranya ketik "ip address add address=30.30.30.1/24 interface=ether3" lalu klik enter. Selanjutnya cek ip nya dengan cara ketik "ip address pr" dan klik enter


22. Setelah itu karena tadi menambahkan ether3, berarti setting lagi dhcp-server, caranya ketik "ip dhcp-server setup" lalu klik enter dan pada bagian interface ketik "ether3" selanjutnya di enter saja. Pada bagian addresses to give out ubah angka nya yang awalnya 254 menjadi 30 lalu klik enter saja sampai lease time: 10m



23. Jika sudah untuk verifikasi nya, ketik "ip dhcp-server pr" lalu enter, bisa dilihat bahwa sudah ada dhcp_pool0 nya tandanya sudah terhubung 


24. Selanjutnya kita akan coba cek di PC4 dengan cara ketik "sh ip" lalu coba minta request juga dari client ke router, caranya ketik "ip dhcp" lalu enter. Dan cek apakah sudah ada atau belum ip nya, caranya ketik "sh ip" lalu enter


25. Jika sudah muncul lalu kita akan coba ngeping ke 30.30.30.1 apakah sudah reply atau belum, caranya ketik "ping 30.30.30.1" lalu klik enter 


26. Langkah terakhir kemudian kita lihat daftar IP yang sudah ditambahkan pada masing-masing PC, caranya ketik "ip dhcp-server lease pr" lalu enter, jika sudah kita bisa melihat dhcp yang menggunakan ip 20 dan dhcp yang menggunakan ip 30


SEKIAN LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI DHCP SERVER OLEH SAYA SEMOGA TUTORIAL INI BERMANFAAT, MAAF JIKA ADA KEKURANGAN DAN KESALAHAN KATA.





























































































Minggu, 05 Oktober 2025

lab 2.1 KONFIGURASI DHCP CLIENT

 DHCP Client berfungsi untuk menerima dan menggunakan konfigurasi jaringan secara otomatis dari DHCP Server. Fungsi utamanya adalah meminta dan mendapatkan alamat IP (IP Address) secara otomatis, serta menerima informasi jaringan lain seperti subnet mask, default gateway, dan DNS server. Dengan adanya DHCP Client, pengguna tidak perlu mengatur IP secara manual sehingga lebih mudah dan dapat menghindari terjadinya konflik IP di jaringan. Jadi, DHCP Client berfungsi untuk mendapatkan IP address dan konfigurasi jaringan secara otomatis dari DHCP Server.

BERIKUT LANGKAH-LANGKAH MELAKUKAN DHCP CLIENT DI MIKROTIK:

1. Buatlah topology baru yaitu dengan menambahkan satu cloud, dan dua router. Langkah pertama yaitu tambahkan net cloud terlebih dahulu dengan klik kanan lalu pilih ADD A NEW NETWORK

Setelah itu ganti nama cloud menjadi "internet" dan pilih type dari cloud yaitu Management(Cloud0). Jika sudah klik save

2. Selanjutnya tambahkan router mikrotik, yaitu dengan klik kanan 


Lalu pilih pada bagian ADD A NEW NODE lalu pilih pada bagian Mikrotik RouterOS


Disini saya menambahkan untuk Router pertama dengan warna merah icon "ATMRED.png" lalu ganti namanya menjadi R1 dan Secondary Console nya diubah menjadi WinBox, dan untuk Ethernetnya kosongkan saja, Jika sudah klik save


Kemudian anda bisa kembali mengulang cara sebelumnya untuk menambahkan Router berwarna biru icon nya yaitu "ATMBLUE.png" lalu ubah namanya menjadi R2 dan Secondary Console nya diubah menjadi WinBox, dan untuk Ethernetnya kosongkan saja, Jika sudah klik save


Gambar diatas adalah contoh jika sudah menambahkan dua Router dan satu Cloud

3. Langkah selanjutnya nyalakan semua server, lalu masuk ke dalam terminal di R1 terlebih dahulu. isi login dengan admin lalu untuk password klik enter. Kemudian pilih N dan Ctrl+C lalu Ctrl+L


4. Setelah itu ketik "system identity set name=R-Server" lalu klik enter


Kemudian klik Ctrl+L, Jika sudah ketik "ip address pr" untuk mendapatkan ip agar bisa mengaksesnya


5. Jika sudah kembali lakukan Ctrl+L, Pada step ini anda mengaktifkan layanan DHCP Server agar Router dapat otomatis memberikan alamat IP, gateway, dns dan konfigurasi jaringan lainnya kepada perangkat yang terhubung yaitu dengan ketik "ip dhcp server setup" 


Pada kotak berwarna biru adalah kita mengetahui bahwa server tersebut menggunakan interface: ether 2, nomor address space: 100.100.100.0/24, lalu Gatewaynya: 100.100.100.1 sebagai alamat IP router, lalu address to give out : 100.100.100.2 - 100.100.100.254 yaitu sebagai rentang IP yang diberikan kepada client, lalu DNS 10.148.90.97, dan beri lease time waktu rentangnya adalh 10 menit.


Lalu coba mengecek apakah berhasil atau tidak setup yang telah dilakukan dengan menggunakan command "ip dhcp-server pr" lalu klik enter. Pada kotak biru telah menandakan bahwa DHCP Server bernama dhcp1 telah berjalan di interface ether2 dan address pool nya adalah dhcp_pool0 dan memiliki lease time selama 10 menit yang berarti server sudah aktif dan siap membagikan IP ke client.

6. Setelah itu lakukan ping google.com terlebih dahulu, Jika sudah berhasil dengan tanpa muncul tulisan pada kolom status. Lalu melakukan ip firewall, yaitu dengan mengetik "ip firewall nat add chain=scrnat action=masquerade interface=ether1" lalu klik enter. dan ketik "ip firewall nat pr"




7. Selanjutnya jika sudah langsung ke Router DHCP Client untuk melakukan pengaksesan server, untuk caranya hampir sama dengan yang sebelum. Yaitu masuk ke R2 dengan mengisi login dengan admin dan password di enter saja, lalu klik N dan Ctrl+C lalu Ctrl+L


8. Kemudian harus menambahkan identitas pada server di R2 ini yaitu dengan mengetik "system identity set name=dhcp-client" lalu klik enter.


Lalu ketik "ip address pr" untuk mendapatkan ip. Dari gambar di atas telah mendapatkan IP yang memiliki angka 100.100.100.254/24.

9. Jika sudah lakukan ping google.com kembali untuk mengecek apakah sudah bisa terhubung dengan server akses internetnya atau belum.


Setelah itu jika sudah anda bisa kembali ctrl+l, lalu ketik "ip address pr" lalu cari yang ada huruf D didepannya, tujuannya untuk di gunakan di WinBox.


10. Langkah selanjutnya buka WinBox lalu masukkan IP sebelumnya ke dalam WinBox lalu klik "Connect"


Lalu klik bagian IP lalu ke Address lalu akan muncul IP yang ada pada interface Router 1


Jika sudah dari Address, anda klik bagian pool lalu akan muncul IP pool


Tujuan kita berada di pool adalah untuk mensetting/mengubah rentang alamat IP, yang sebelumnya 100.100.100.254 diubah menjadi 100.100.100.100. JIka sudah klik Apply dan OK.



Fungsi IP pool dengan alamat 100.100.100.2 - 100.100.100.100 adalah untuk menentukan rentang alamat IP yang telah diberikan secara otomatis oleh DHCP server ke perangkat yang terhubung, sehingga hanya perangkat itu saja yang dapat terhubung agar dapat mendapatkan alamat IP.

11. Selanjutnya jika sudah kembali ke terminal R2 lalu cek IP dhcp server dengan mengetik "ip dhcp-client pr" lalu klik enter


Dari gambar diatas bisa melihat bahwa Addressnya masih 100.100.100.254/24 yang dimana seharusnya adalah 100.100.100.100/24, untuk itu beri perintah dengan mengetik "ip dhcp-client disable numbers=0" lalu ketik kembali "ip dhcp-client enable numbers=0" jika sudah anda klik enter. Lalu cek kembali dengan mengetik "ip dhcp-client pr" lalu klik enter. Dan Addressnya berubah menjadi 100.100.100.100/24

12. Langkah terakhir yaitu jika sudah merubah ip, ketik "ip address pr"


Lalu ketik ping google.com dan juga ping ke Router 1 ping 100.100.100.1


Jika muncul tampilan seperti diatas maka berhasil


KESIMPULAN

Konfigurasi DHCP Client bertujuan untuk memungkinkan perangkat mendapatkan alamat IP secara otomatis dari DHCP Server tanpa perlu mengatur IP secara manual. Dengan menggunakan DHCP Client, pengelolaan jaringan menjadi lebih mudah, efisien, dan dapat mengurangi risiko terjadinya konflik IP. Secara keseluruhan, konfigurasi DHCP Client membantu mempercepat proses koneksi ke jaringan, mempermudah administrasi jaringan, menjamin setiap perangkat mendapatkan IP yang valid dan unik, serta meningkatkan efisiensi dan kepraktisan dalam pengaturan jaringan.


SEKIAN LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI DHCP CLIENT OLEH SAYA SEMOGA TUTORIAL INI BERMANFAAT, MAAF JIKA ADA KEKURANGAN DAN KESALAHAN KATA.

































































LAB 5.4 TOOLS WIRELESS

  TOOLS WIRELESS  adalah alat atau perangkat yang digunakan untuk membuat, mengatur, dan mengelola jaringan tanpa kabel (nirkabel) . Artinya...